• SMAN 1 PEGANDON
  • Rintisan Sekolah Penggerak

SMAN 1 Pegandon Gelar Upacara Hari Kesaktian Pancasila: Teguhkan Integritas Seluruh Murid dan Kesiapan Akademik Siswa Kelas XII

KENDAL, sma1pegandon.sch.id — Suasana khidmat dan penuh semangat kebangsaan tampak menyelimuti lapangan SMAN 1 Pegandon, Kamis (1/10). Seluruh warga sekolah berkumpul untuk mengikuti upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila. Bertindak sebagai pembina upacara, Kepala SMAN 1 Pegandon, Ibu Fitri Nurhayati, S.Pd., M.Pd., menyampaikan sejumlah pesan penting yang sarat akan makna bagi pembentukan karakter, kedisiplinan, dan masa depan akademik siswa.

Dalam amanatnya, Ibu Fitri memimpin langsung pembacaan ikrar yang menjadi inti dari peringatan tersebut. Beliau menegaskan bahwa momentum Hari Kesaktian Pancasila harus dijadikan pengingat bagi seluruh generasi muda untuk terus menjaga keutuhan bangsa dari segala bentuk ancaman perpecahan.

"Di hadapan bendera merah putih ini, kita kembali meneguhkan bulat tekad untuk mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai sumber kekuatan menggalang kebersamaan demi tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia," ujar Ibu Fitri Nurhayati di hadapan ratusan peserta upacara.

Selain pembacaan ikrar, Kepala Sekolah juga memberikan perhatian khusus terhadap kesiapan akademik para siswa kelas XII yang sebentar lagi akan lulus. Beliau mengingatkan agar para siswa mulai mempersiapkan diri secara matang menghadapi berbagai tantangan seleksi maupun Tes Kemampuan Akademik (TKA).

"Untuk anak-anakku kelasé’° XII, waktu terus berjalan. Persiapkan diri kalian dari sekarang, tingkatkan kedisiplinan belajar, dan hadapi TKA dengan kesiapan mental serta akademik yang matang agar meraih hasil yang gemilang," pesan beliau.

Tidak hanya fokus pada aspek nasionalisme dan akademik, Ibu Fitri turut menyoroti pentingnya penanaman karakter integritas dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan sekolah. Beliau secara khusus menyinggung kondisi Kantin Kejujuran di sekolah yang saat ini terpaksa harus tutup akibat mengalami kerugian, serta mengingatkan pentingnya menjaga fasilitas dan kepercayaan bersama.

"Integritas itu dimulai dari hal-hal kecil. Kita tentu prihatin dan harus mengevaluasi diri mengapa kantin kejujuran kita saat ini sampai harus tutup karena mengalami kerugian. Mari kita jadikan ini sebagai pengingat bahwa kejujuran, rasa amanah, dan tanggung jawab adalah cerminan utama dari karakter pelajar Pancasila yang sesungguhnya," tegas Ibu Fitri.

Pada kesempatan yang sama, beliau juga memberikan pengingat tegas kepada para siswa agar senantiasa menjaga etika, tidak bertindak berlebihan, serta menjunjung tinggi nilai kesopanan di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Ibu Fitri menyoroti insiden vandalisme yang baru-baru ini terjadi, di mana terdapat aksi pencoretan pada mobil warga sekolah. Beliau dengan tegas meminta agar pelaku memiliki keberanian moral untuk mengakui perbuatannya.

"Ibu juga mengingatkan kepada semuanya agar tidak bersikap berlebihan dalam perbuatan. Contohnya seperti tindakan mencoret-coret mobil warga sekolah yang baru-baru ini terjadi. Kepada siapa pun pelakunya, mari belajar bertanggung jawab dan berani mengakuinya secara kesatria," pungkas Ibu Fitri dengan nada tegas namun penuh kebapakan/kebundaan.

Upacara yang berlangsung dengan tertib ini ditutup dengan doa bersama, dengan harapan seluruh siswa SMAN 1 Pegandon tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas tinggi, jiwa nasionalisme yang kokoh, serta kesadaran moral yang kuat dalam keseharian mereka.

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya